Minggu, 24 April 2016

PELTIM


24 April 2016

Dini  hari kami di Pelabuhan Timur (Peltim, baca Peltem) Madura. Mencari posisi paling dekat dengan laut. Teman-teman SM ingin mengenalkan Madura yang sesungguhnya pada malam hari, tepatnya dini hari. Di sudut ruang kami berdiri, udara mengepul menyelimuti tubuh setiap individu. Kami memandang gemerlap lampu pulau sebelah, Surabaya. Beberapa individu yang belum terbiasa sibuk menghangatkan diri.

Maaf, Mr. Mus sepertinya sedikit kecewa padaku, sedangkan hakikatku yang menjadi seorang ibu masih ingin jadi pelindung yang luar biasa bagi anak-anaknya. Di pertengahan malam, seorang anakku meminjam ponsel pintar untuk mengabadikan momen Madura pada dini hari. Kupun ingin melakukan hal yang sama. Masih tersimpan di dalam ponsel pintar Puw-ku.

....


Banyak pembelajaran yang diperoleh dari alam. Madura akan punya kisah sendiri, begitu juga dengan Pasuruan. Aih, terima kasih, Tuhan. Bersama teman-teman SM adalah hal yang selalu kurindukan, bukan sebab apa-apa. Kekeluargaan itu yang senantiasa menjadikanku rindu. Sampai saat ini pun masih terkagum melihat karya-karya mereka, berharap aku dan tim serta keluarga kecilku bisa membuat karya-karya yang lebih hebat daripada mereka. *Aaamiin....

Koncak, mereka selalu saja menganiaya seorang anggota untuk mendapatkan kepuasan canda yang asyik. Lagi-lagi Miss Vi dibiarkan di batuan laut. Tangga penyambung antara keduanya dijauhkan. Miss Vi meronta-ronta minta bantuan. Tak ada yang menolongnya, semua senang menertawainya. Namun, pada akhirnya Si Pembuat ulahlah yang menolongnya. Hmmm.... Suatu kejadian yang memang pantas ditolong oleh Si Pembuat ulah agar opini Si Penerima ulah tak buruk tentangnya. Aneh-aneh saja, tapi seru juga.

Setelah insiden itu terjadi, akhirnya kami pulang. Syukur dah nggak sampai matahari datang. Sempat degdegan,, mereka semua menjawab pertanyaanku dengan santai, “Pulang? Nanti pagi. Sampai pagi kita di sini.”

Sepertinya hal itu yang akan membuat kami (tim dan keluarga kecilku) merindukan kalian. Rasa kekeluargaan yang hangat. Jadi, untuk kalian yang ingin bergabung ke UKM UTM yang tepat, ya, menurutku bergabunglah dengan SM. Tak perlu khawatir jika punya anggapan eksplorasi diri akan di penjara, sebab dia UKM yang taksenang diduakan. Justru di sanalah tempat berbagi yang asyik dan seru, tak ada batasan dalam mengeksplorasi diri, malah akan diwadahi dan diingatkan. Keluarga kecil yang selalu bereksistensi dengan banyak kenalan orang hebat di dalamnya. [hry]



Load disqus comments

0 komentar