28 April
2016
“Nilai-nilai
lokal dan tradisi Nusantara sebagai ruh dan jati diri bangsa” adalah tema
kepenulisan cerpen Pekan Seni Mahasiswa tingkat Universitas. Sungguh, aku
mengikuti kegiatan ini lilhita’ala, sederhananya ingin menguji kemampuanku.
Jika Tuhan berkenan aku lanjut ke babak berikutnya, terima kasih. Tetapi, jika
belum saatnya aku juga tetap akan bersyukur. Mungkin memang belum saatnya.
Begitu
tahu tema yang diangkat pada kepenulisan cerpen kali ini terbesit tentang
mite/mitos Nusantara. Indonesia punya banyak cerita yang berasal dari nenek
moyang. Dipercaya atau tidak bergantung pada Si Penggunanya. Suatu hal yang
unik dan menarik untuk diangkat ke permukaan, meski ada yang bilang itu
konvensional, tradisional, atau apalah itu. Tetapi, mite/mitos yang dilestarikan
akan menarik budayawan atau wisatawan asing untuk menjamah lokasi tersebut.
Aku
tahu ini ide baik, bahkan sangat bagus. Akan terlihat sangat baik dan lebih
bagus lagi jika caramu mengeksekusi tulisan agar sampai kepada pembaca langsung
jleb. Yang jadi persoalan, mitos apa yang akan kuangkat dan lokasi mana yang
akan kujadikan subyek tulisanku?
Saat
ingat “Guru Dane”, aku jadi ingin menulis tentang Lombok. Banyak sedikit
insyaAllah paham. Semoga begitu. *Aaamiin....
Saat akan
menulis Cerpen
T4.03.05

0 komentar