Tanggal 20 Januari tubuhku mesti mampir ke
Surabaya Timur, mengantarkan temanku pulang ke indekosnya. Maklum, dia anak
Uwika. Akhirnya, ke sana sekalian main deh ke Taman Suroboyo. Menurut g-maps jalan
menuju Taman Suroboyo itu mesti ngelewati Kenpark dan Atlantis Land. Hmmmm, saat
lewat di dalam hati sempat bilang, “Ah, seandainya bisa ke sini, semoga saja
bisa ke sini, ya!” Wuduh, semesta mendengarnya. Ternyata dua hari setelahnya
aku bisa ke Atlantis Land bersama arek-arek komunitas Love Suroboyo (LS) secara
cuma-cuma. Bebas Harga Tiket Masuk (HTM) Rp100.000,00 weeehhh. Alhamdulillah.
 |
| Rombongan RT Love Suroboyo |
Pukul 18.37 WIB (22/1) baru sampai di parkiran Atlantis
Land. Tempat yang pertama kucari adalah musala. Ampuuun! Tempat seluas itu
musalanya sempit. Padahal mayoritas pengunjung adalah mereka yang butuh tempat
ibadah itu. Hanya tersedia ruang kecil ukuran kamar anak indekos tanpa sekat
yang membedakan laki-laki dan perempuan. Tempat wudu memang ada di sayap kiri dan
kanannya. Sayangnya tidak ada gorden yang pura-pura menutupi kaum perempuan
yang berwudu. Waktu magrib yang singkat dengan banyaknya pengunjung membuat
mereka saling bertoleransi untuk cepat keluar dari sana. Ah, semoga saja musala
itu cuma sementara.
Atlantis Land adalah taman hiburan yang
menyajikan segala bentuk kesenangan, seperti wahana permainan, pertunjukan, bahkan
wahana air. Atlantis Land yang terletak
di Jalan Sukolilo nomor 100 ini masih satu kesatuan dengan kawasan Kenpark.
Kalau ingin ke Kenpark sekaligus ke Atlantis Land,pengunjung cukup bayar tiket
masuk Atlantis Land saja. Jangan bayar double! HTM itu sudah bebas naik
wahana apa pun dan berapa pun pada jam beroperasi mereka yang setia setiap
pukul 10.00—22.00 WIB. Kalau sudah ada
di tempat ini, pengunjung berhak dipanggil bangsawan, para atlan dan atlanta.
Ciyey!
Atlantis Land memang dunia fantasi satu-satunya
di Surabaya. Patung dan bangunan dibentuk tinggi dan besar layaknya raksasa dan
istananya. Miniatur hewan purba, seperti dinosaurus dkk dibuat empuk, dipasang
audio, dan disetting dengan gerakan teratur. Selain wahana-wahana bermain yang
menyenangkan, di sana juga disediakan waterland, semacam waterbom.
Kalau beruntung, para atlan dan atlanta bisa mendapat suguhan menarik dari air mancur
menari setiap pukul 18.30—19.00 WIB. Ah,
Atlantis Land memang penuh artifisial. Bahkan pohon dan bunga aseli bisa
dihitung pakai jari.
Dari 25 wahana yang ada di Atlantis Land, baru
ada 14 wahana yang sudah dioperasikan. Yakni Tea Cup, Wave Swinger, Star
Dancer, Mistery Atlantis, Atlantis Waterland, Bumper Car Jr, Kids Kingdom,
Tornado & Boomerang Slide, Happy Car, Space Fighter, Dino Land, Diorama,
Music Express, dan Carousel. Dari kesekian banyaknya wahana, hanya
ada enam wahana yang tercicipi. Yakni Dino Land, Wave Swinger, Star Dancer,
Music Express, Space Fighter, dan Carousel. Meski belum sampai
separuhnya itu tidak jadi soal. Toh, ini baru soft opening, belum grand
opening-nya.
Dino Land
Di Dino Land para atlan dan atlanta dinaikkan
kereta untuk menjelajahi dunia dinosaurus dan kawan-kawannya. Ini bagus untuk
anak-anak yang rasa tahunya tinggi. Di sepanjang perjalanan akan ditunjukkan
bentuk dan suara dino yang bermacam-macam di zaman purba. Penerangan di sana didominasi
warna biru gelap. Memang memberi efek seram, tetapi kurang terang. Seandainya
setiap spot dino diberi plakat yang informatif juga efek embusan napas dino
yang menyerang tiba-tiba, pasti jadi lebih seru.
Wave Swinger
Wave Swinger adalah ayunan yang
digoyang dengan gelombang raksasa. Para atlan dan atlanta bisa merasakan
terbang di angkasa jika memejamkan mata dan menikmati anginnya. Kalau naik ini
sesuaikan dengan permintaan pegawainya. Biasanya ayunan yang harus diisi lebih
dulu adalah ayunan warna hijaudan kuning. Biar seimbang katanya. Ayunan ini
bukan seperti ayunan di taman kanak-kanak yang bisa diayunkan sesuka hati loh,
sebab depan-belakang-kiri-kanan juga ada atlan-atlanta yang lain.
Star Dancer
Para atlan-atlanta akan diajak berputar seperti
bintang. Cukup membuat mabuk karena putarannya penuh dan cepat. Setelah diputar
searah jarum jam, para atlan—atlanta akan lanjut diputar berlawanan dengan arah
jarum jam. Usai naik wahana ini tetap hati-hati dan mawas diri di area wahana,
apalagi pas malam hari. Ada lubang yang sedikit menjebak di sini. Temanku
sempat keblowok kaki kanannya yang jenjang dan ramping. Kasihan sekali.
Music Express
Wahana ini sebenarnya asyik karena para atlan-atlanta akan diputar
dengan sajian musik instrumen tertentu. Tetapi, musik seindah apa pun tidak
akan ternikmati jika fokusnya tidak tertuju pada musik.
Space Fighter
Wahana permainan ini lumayan seru. Dengan
bentuk pesawat angkasa, para atlan-atlanta bisa bertempur dengan sendirinya.
Pesawatnya dilengkapi dengan tombol yang bisa dikendalikan dengan gerakan
memutar. Wahana pun dioperasikan dengan berputar dan naik-turun.
Carousel
Inilah wahana yang paling menyenangkan
sepanjang zaman, carousel atau komidi putar. Kalau malam, wahana ini
yang paling lucu dan eyecatching. Selalu saja pantas buat semua usia. Dan
seolah ada kesan romantis gitu.
Memang Atlantis Land tutup pukul 22.00 WIB, tapi sekitar pukul
21.00 WIB sudah diingatkan oleh loudspeaker. Anehnya di koridor Atlantis
Land yang megah itu tetap ada band kecil yang nyanyi. Mereka seolah menghibur
diri sendiri atau bekerja sesuai hak dan kewajibannya. Suaranya ketjeh
sih,orang-orangnya juga, apalagi musiknya. Sayangnya takada yang memperhatikan.
Seharusnya disudahi saja lalu ganti lokasi dan jam mangkal. Yah, bisa jadi band
kecil itu main setelah air mancur menari di kastil yang fantastis. Para
atlan-atlanta pun akan senang menyumbangkan suaranya.
Maturnuwun Semesta, terima kasih arek-arek LS.
S. Haryani C.
Surabaya
Kamis Kliwon, 25 Januari 2018